Asesmen Risiko dan Kebutuhan Klien Anak

KomponenUraian
Dasar Hukum–  KUHP
–  Undang-Undang Nomor 12 tahun 1995 tentang Pemasyarakatan
–  Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara
–  Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak
–  Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pembinaan dan Pembimbingan Narapidana dan Klien Pemasyarakatan
–  Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan
–  Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 12 Tahun 2013 tentang Asesmen Risiko dan Asesmen Kebutuhan Bagi Narapidana dan Klien Pemasyarakatan
–  Permenkumham Nomor 35 Tahun 2018 tentang Revitalisasi Penyelenggaran Pemasyarakatan
PersyaratanSetiap Anak yang Berhadapan dengan Hukum yang sudah mendapatkan kekuatan hukum yang tetap dari pengadilan dan ditempatkan di LPKA
Sistem, Mekanisme dan Prosedur–  Asesor/Petugas Pelaksana Asesmen menyiapkan alat instrument risiko dan kebutuhan bagi Anak
–  Asesor/Petugas Pelaksana Asesmen mengumpulkan data dan informasi baik tertulis maupun tidak tertulis dari berbagai sumber data dan informasi yang relevan dan dapat dipercaya
–  Asesor/Petugas Pelaksana Asesmen melakukan asesmen atau wawancara terhadap Anak menggunakan alat instrument risiko dan kebutuhan
–  Menganalisa hasil asesmen risiko dan kebutuhan bagi Anak
–  Memberikan rekomendasi atas hasil asesmen risiko dan kebutuhan bagi Anak kemudian menginformasikan/memberikan hasil asesmen kepada Pembimbing Kemasyarakatan untuk dilampirkan pada hasil Litmas Pembinaan sebagai data dukung
–  Membuat kebijakan tentang hasil rekomendasi hasil asesmen risiko dan kebutuhan bagi Anak
–  Seluruh dokumen hasil Asesmen Risiko dan Asesmen Kebutuhan harus disimpan dalam file Anak berupa fisik maupun elektronik
–  Mengevaluasi hasil asesmen secara berkala.
Jangka Waktu Penyelesaian–  Asesmen Awal : 7 Hari
–  Asesmen Lanjutan : setiap 1 (satu) tahun atau saat ada perubahan data/informasi baru yang valid
Biaya/TarifTidak ada biaya
Produk PelayananDokumen hasil asesmen risiko dan kebutuhan
Sarana, Prasarana dan/atau Fasilitas–  Printer
–  Ballpoint
–  Tape Recorder
–  Kertas
–  Kamera
–  Box file
–  Scanner
–  Komputer
–  SDP
Kompetensi Pelaksana–  Berpendidikan minimal Sarjana dan sudah mengikuti Diklat Asessor dan Bimtek Asesmen Risiko dan Kebutuhan bagi Anak
–  Memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk komunikasi efektif
–  Memiliki pengetahuan dan kemampuan tehnik penggalian data dan informasi
–  Memiliki ketertarikan pada bidang Anak
–  Memiliki kemampuan mengelola emosi (terutama emosi marah)
–  Mampu berempati, sabar, fleksibel, toleran, respek terhadap orang lain, percaya diri dan asertif
–  Mampu melepaskan diri dari masalah pribadi, prasangka, dan strereotipi
–  Memahami faktor-faktor lingkungan yang terkait dengan anak
–  Memahami aturan hukum, dan hak-hak anak anak dalam konteks hukum
–  Mempunyai kreativitas dalam menggunakan media (mainan, buku dan alat lain) untuk membantu proses wawancara
Penanganan Pengaduan–  Publik menyampaikan pengaduan melalui sarana yang disediakan LPKA;
–  Pengaduan dikelola oleh Unit Layanan Pengaduan dengan menyampaikan rekomendasi kepada Kepala LPKA;
–  Kepala LPKA menelaah dan memberi arahan dalam rangka merespon pengaduan;
–  Pejabat yang terkait dengan pelayanan melakukan perbaikan dan/atau memberikan klarifikasi kepada publik yang menyampaikan pengaduan
Jumlah Pelaksana1 (satu) orang
Jaminan PelayananSetiap anak akan diasesmen secara profesional dan individual
Jaminan KeamananPrinsip kerahasiaan atas diri anak dipastikan untuk ditegakan / dilaksanakan